PENGARUH UKURAN DEWAN KOMISARIS, DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, KOMITE AUDIT, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR TELEKOMUNKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024

Seftiana sugiarti and Nova Abriano and Nazaruddin (2026) PENGARUH UKURAN DEWAN KOMISARIS, DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, KOMITE AUDIT, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR TELEKOMUNKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024. Online Repository of Universitas NU Kalimantan Selatan.

[thumbnail of Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Institusional dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko Pada Perusahaan Subsektor Telekomunkasi Yang Terdaftar di B.pdf] Text
Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Institusional dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko Pada Perusahaan Subsektor Telekomunkasi Yang Terdaftar di B.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran dewan komisaris, dewan komisaris independen, komite audit, kepemilikan institusional, dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan manajemen risiko pada perusahaan subsektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. di teliti menggunakan Gretl dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan komisaris dan kepemilikan
institusional berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan manajemen risiko. Sebaliknya, dewan komisaris independen dan komite audit berpengaruh negatif signifikan, yang mengindikasikan perlunya peningkatan efektivitas mekanisme pengawasan. Sementara itu, ukuran perusahaan berpengaruh positif namun marginal terhadap tingkat pengungkapan risiko. Temuan ini menegaskan bahwa tata kelola
perusahaan dan karakteristik perusahaan berperan penting dalam mendorong transparansi pengungkapan manajemen risiko di industri telekomunikasi.

Item Type: Article
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 650 Manajemen dan hubungan masyarakat > 657 Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora > Akuntansi
Depositing User: Editor Repository Unukase
Date Deposited: 18 Feb 2026 02:08
Last Modified: 18 Feb 2026 02:22
URI: https://repository.unukase.ac.id/id/eprint/505

Actions (login required)

View Item
View Item